Sabtu, 29 Oktober 2016

Materi IV : Tabel Word dan Excel


A.    Membuat Tabel di Ms. Word

Cara membuat tabel :
1.       Letakkan kursor pada posisi tabel yang diinginkan.
2.       Klik menu file INSERT, klik icon table
3.       Tentukan jumlah kolom dan baris yang akan dibuat, kemudian klik untuk menyisipkan.
Selain itu, bisa menggunakan cara lain pada icon table, yaitu :
-          Insert Table ( Membuat tabel dengan memasukkan jumlah kolom dan tabel yang diinginkan).
-          Draw Table ( Membuat tabel dengan cara menggambar tabel ).
-          Convert Text to tabel ( Membuat tabel dari teks yang ditandai).
-          Excel Spreadsheet ( Menyisipkan tabel dengan format lembbar kerja Excel).
-          Quict Tabel ( Membuat tabel Dengan template yang ada).

# Menggabungkan tabel satu dengan yang lain, dengan cara mengeblok tabel yang akan digabungkan, kemudian pada menu file layout, pilih icon merge and center.

# Memposisikan data yang ada di dalam tabel, dengan cara mengeblok data dalam tabel, kemudian pada menu file layout, pilih icon yang diinginkan pada menu tab alignment.


B.    Materi Excel

1.       Copy Rumus
berguna untuk mempermudah dalam memasukan data ke dalam worksheet, berupa Bilangan, Tanggal ataupun waktu berurutan. Caranya :
-           Masukan dua data bisa berupa bilangan atau tanggal lalu blok bilangan 1 dan 2.
-          Blok kedua baris itu.
-          Di bawah pojok kanan kolom ke 2 akan muncul kotak kecil (+) lalu tekan dan geser ke bawah.


                                     
2.       Rumus Sum, Max, Min, Average

MEMBUAT FUNGSI Penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, perpangkatan, prosentasi

Operator
Fungsi
Contoh
+
Penjumlahan
=8+9
Hasilnya 17
-
Pengurangan
=9-2
Hasilnya 7
*
Perkalian
=10*2
Hasilnya 20
/
Pembagian
=6/2
Hasilnya 3
^
Perpangkatan
=3^2
Hasilnya 9
%
Prosentase
=10%*100
Hasilnya 10

Menggunakan fungsi SUM, MAX, MIN, AVERAGE

Operator
Fungsi
Contoh
SUM


Hasil Penjumlahan
=SUM(5,10,15)
Hasilnya 30
=SUM(C1;C4)
Hasil penjumlahan
Dari cell C1 sampai
Dengan C4
MAX
Nilai yang Terbesar
=MAX(5,15,10) Hasilnya 15 =MAX(A1;A5) Menampilkan nilai yang terbesar dari cell A1 sampai A5
MIN
Nilai yang Terkecil
=MIN(5,15,10) Hasilnya ialah 5 =MIN(A1;A5) Menampilkan nilai Yang terkecil dari cell A1 sampai A5
AVERAGE
Nilai Rata-rata
=AVERAGE(20;15;25) Hasilnya 20 =AVERAGE(C1;C5) Hasilnya nilai rata-rata dari cell C1 sampai C5


3.       Sel Absolute dan Relative
Biasanya, ketika kita akan mencopy paste sel yang berisi rumus, maka hasil copyannya sesuai dari sel yang disalin sebelumnya (sel relatif ataupun sel absolute).
Sel Absolute adalah alamat sel yang tetap, maksudnya apabila sel yang berisi rumus tersebut dicopy paste, maka rumusnya tidak akan berubah. Ciri-ciri dari sel tersebut adanya ($) didepan kolom atau baris tersebut $A$1.
Untuk membuat agar sel tersebut absolute. Biasanya dengan menekan tombol F4 atau dengan memasukkan tanda absolute ($) secara manual.contohnya pada sel  D1 dan dimasukkan rumus =$B$1+$C$1 kemudian rumus tersebut disalin ke D2 dan E1 maka rumus yang tampil pada sel D2 dan E1 tetap =$B$1*$C$1 bukan berubah menjadi =$B$2*$C$2.
        Sedangkan Sel Relative adalah alamat sel yang tidak tetap atau berubah, maksudnya apabila sel yang berisi rumus dicopy paste, maka rumusnya akan berubah atau berpengaruh. Misalnya, disel C1 dimasukkan rumus =A1-B1 kemudian rumus pada sel C1 dicopy ke sel C2, maka C2 rumusnya akan berubah menjadi =A2-B2 dan jika sel C1 di copy ke D1, maka pada sel D1 rumusnya berubahmenjadi =B1-C1. Rumus pada sel-sel  akan berubah.
4.       Fungsi Sum dan Sumif
Fungsi Sum digunakan untuk menjumlahkan data angka/bilangan yang terdapat ppada sel atau range. Contoh =SUM(A1;A3) artinya penjumlahan dari sel A1 hingga A3.
Sedangkan Fungsi Sumif digunakan untuk menjumlahkan data angka atau bilangan pada suatu range sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Contohnya kita ingin menjumlahkan gaji yang leih dari 2000000, maka rumusnya =SUMIF(A1;A6;”>2000000”) artinya penjumlahan isi dari A1 hingga A6 yang berisi nilai > 2000000.

Ta'aruf ???


           Pengertian Ta’aruf
Ta’aruf secara bahasa artinya berkenalan atau saling mengenal. Ta’aruf adalah kegiatan bersilaturahmi antar sesama. seperti dalam firman Allah :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ[1] 
Artinya : “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Q.S Al-Hujurat : 13)
     Saling mengenal disini mengandung arti bahwa manusia diciptakan Allah untuk saling mengenal antara satu dengan lainnya. Baik itu dengan teman, tetangga, atau orang yang bertemu di tengah jalan. Ta’aruf yang seperti inilah yang diperbolehkan, karena dapat menyambung tali persaudaraan sesama manusia, tanpa melampaui batasan-batasan apabila perkenalan ini antara laki-laki dan perempuan.
     Ta’aruf yang dianjurkan adalah yang sesuai dengan syari’at Islam, tidak melanggar larangan-larangan yang telah ditentukan. Pergaulan sesama sudah diatur, jadi jangan sampai dicampur adukkan proses pengenalan dalam  arti khusus dengan pengenalan sesama muslim. Proses pengenalan dalam arti khusus adalah pengenalan antara seorang laki-laki dan perempuan dengan maksud menjadi pasangan hidup.[2]
     Tujuan pengenalan atau  ta’aruf dalam arti khusus ini adalah untuk mengetahui bagaimana calon yang akan dinikahinya. Mengetahui lebih dekat karakter-karakter masing-masing. untuk mengenali agama,akhlak, visi hidup, kemandirian, keuangan, pendidikan, kebiasaan, dan hal-hal lain yang dirasa perlu diketahui oleh calon pasangan. Dalam ta’aruf, tidak hanya berkenalan dengan calon pasangan tetapi juga bisa mencari tahu semua tentang calon pasangan kepada keluarganya, sahabat, tetangga, guru, dan orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya. Agar tidak ada penyesalan atau kekeliruan setelah dilaksanakannya akad nikah. Dengan cara menanyakan secara rinci sekiranya penting bagi kedua calon, dan dengan  alasan tidak ada unsur maksiat di dalamnya. [3]
Untuk mengenali fisiknya, Rasulullah menganjurkan masing-masing calon untuk melakukan nahar (melihat dengan seksama), agar masing-masing merasa nyaman dan tenang dengan calon pilihannya. Ketika Mughirah bin Syu’bah akan meminang seorang wanita, Rasulullah memberikan nasihat, “Lihatlah terlebih dahulu wanita itu, sebab yang demikian akan lebih menentukan bagi kebaikan hidupmu selanjutnya,” (HR. Bukhori Muslim).[4]
Suatu ketika, Rasulullah bersabda, “Maka, apabila salah seorang di antara kalian menikah, hendaklah melihat terlebih dahulu wanita yang akan dinikahinya,” (HR. Muslim). Al-hafizh Ibnu Hajar berkata, “ Jumhur ulama mengatakan bahwa tidak terlarang melihat wanita yang dipinang dan mereka berpendapat tidak boleh melihat selain wajah dan telapak tangan.”[5]
Menurut Muhammad Utsman Al-Khasyt, saling mengenal antara kedua calon mempelai tidak hanya terbatas pada pengenalan fisik dan wajah masing-masing. Melainkan, keduanya harus mengenali kecenderungan, kejiwaan, dan pemikiran calon pasangannya. Diharapkan, keduanya dapat mempertimbangkan secara matang dan bisa memperkirakan bisa tidaknya dia hidup bersama calon pasangannya dengan penuh keserasian.[6]
Ta’aruf biasanya dilakukan dengan orang tua ataupun kerabatnya. Dirumah si calon istri atau tempat yang sudah disepakati sebelumnya. Fungsi orang tua atau kerabat adalah untuk diajak bermusyawarah tentang bagaimana kelanjutan hubungan menuju pernikahan ini. Dalam hal ini, Tidak dibolehkan adanya unsur rahasia yang dianggap penting untuk berlangsungnya hubungan ini.
Ta’aruf hanya sebagai sarana untuk mengenal calon pasangan. Tidak untuk  untuk menjerumuskan , baik secara langsung maupun tidak, seperti melalui media teknologi telepon, sms, bbm whatsapp, dan lainnya. Proses perkenalan calon (ta’aruf) sebaiknya tidak berlangsung lama dengan alasan agar bisa lebih mengenal lebih dekat dan saling mamahami. Sebab dikhawatirkan menjerumus pada hal-hal yang dilarang agama.[7]


[1] Q.S. Al-Hujurat : 13
[2] Tuasikal, Muhammad Abduh, Remaja Islam, http://remajaislam.com/441-apa-itu-ta’aruf diakses pada tanggal 02 Oktober 2016 pukul 14.00  WIB.
[3] @teladanrasul, Halaqah Cinta ( Jakarta selatan : Qultum media, 2014), hlm. 268
[4] Ibid., hlm. 269
[5] Ibid., hlm. 269
[6] Ibid., hlm. 270
[7] @teladanrasul, Halaqah Cinta (Jakarta selatan : Qultum media, 2014), hlm. 271.

Jumat, 21 Oktober 2016

Materi III : Membuat surat dan titik-titik otomatis

Membuat surat pada word


1.       Buka Ms. Word
2.       Atur kertas dan margin yang diinginkan
3.       Buat kop surat
-          Klik menu file, pilih header . maka akan muncul garis header pada halaman
-          Tulis nama lembaga, alamat pada header.
-          Tambahkan logo, dengan klok menu insert lalu pictures. Pilih gambar yang akan dimasukkan. Untuk memudahkan meletakkan logo, klik kanan pada logo kemudian klik text wrapping, pilih in front of text.
-          Atur sesuai keinginan. Pada header.
Membuat garis panjang di bawah kop sebagai pembatas. Caranya :
-          Bagian akhir paragraf kop surat, enter satu kali
-          Ketik simbol sama dengan (=) tiga kali lalu enter
4.       Tulis isi surat yang ingin dibuat.


Membuat titik-titik dengan cara tab (manual)



1.       Tulis kerangka isi yang ingin di beri titik, contohnya pada daftar isi.
2.       Blok semua baris kerangka daftar isi yang ingin diberi titik-titik.
3.       Pada ruler, klik hingga muncul huruf L . Lakukan dua kali. geser dan atur sampai mana batas titik-titik tersebut.
4.       Klik dua kali pada salah satu simbol L tadi. Maka akan muncul kotak navigasi tabs.
5.       Atur, pada tab stop position yang pertama, leadernya pilih yang 2. Lalu set.  Sedangkan tab stop position yang kedua, leadernya pilih yang 1. Kemudian set dan klik OK.
6.       Letakkan kursor setelah huruf terakhir pada baris, lalu tab dan tab.
Maka akan jadi seperti di bawah ini.

BAB I..........................................................................              1


Membuat titik-titik otomatis



Contohnya akan membuat makalah. Maka cara-cara yang dilakukan adalah :
1.       Buatlah beberapa halaman
2.       Beri nomer halaman pada footer
3.       Pada setiap halaman, ketik judul, pembahasan apa yang ditulis pada halaman tersebut. Contohnya Bab I pendahuluan, penutup, dan jika pada satu halaman ada dua pembahasan, maka ditulis saja.
4.       Kemudian diatur. Blok tulisan yang sudah diketik tadi, contohnya halaman judul,kata pengantar,bab I, penutup dll. Klik heading 1 pada styles.
5.       Blok tulisan pada daftar isi yang menjorok ( point-point yang dibahas pada bab tersebut). Klik heading 2 pada styles.
jika ingin mengedit warna dan tulisan. Klik kanan pada heading lalu pilih modify. Kemudian edit sesuai keinginan.
6.       Kembali, letakkan kursor pada halaman daftar isi, klik menu file references. Pilih table of contents dan pilih format sesuai keinginan.
7.       Selesai. Jika ingin mengedit, maka klik update contents.

Hasud (Bahasa Jawa)


Rencang-rencang ingkang kawulo tresnani.
    Sumonggo kito sedoyo ningkataken taqwa dhateng Allah SWT. Salah setunggalipun ingkang saget dipun lampahi inggih menika kanti ngilangaken sifat-sifat Awon ingkang  tumempel wonten salebete  ati kita,  ing antawisipunsifat HASUD.
    Sifat Hasud  utawi  Dengki inggih puniko rumaos mboten remen kaliyan nikmat ingkang  Allah paringna dhateng tiyang sanes, malah  gadhah karep ngicalaken kesenengan tiyang sanes. Hasud  utawi Dengki perkawis alit  ananging saged mbeto pengaruh ingkang ageng, Ibarat ipun hasud meniko setitik nila ingkang saged ngrusaken susu sak wadah. Hasud meniko saget ngrusak amal-amal sae ingkang sampun kito lampahi.

Kados dene dawuhipun kanjeng nabi muhammad saw.
إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ
Artosipun : Ngrekso o Panjenengan saking hasad, amergihasad niku nglebur prilaku ingkang sae ibaratipungeni nglebur kayu bakar
    Hasud biasanipun dipun milai saking raos mboten remen dhateng tiyang sanes ingkang pikantuk kenikmatan. Hasud meniko soyo tambah menawi tiyang sanes kenikmatanipun sayo tambah.
Malah  sifat  Hasud / dengki   meniko menawi  dipun terusaken , mboten kendhel ngantos tiyang sanes ingkang  pikantuk kenikmatan meniko ical utawi telas.

Sebab-sebab dengki wonten 3. Inggih puniko :
1.      -  Rumaos  Benci / gelo  datheng tiyang  sanes ingkang  pikantuk  keluwihan  / kenikmatan  ingkang dipun  parengaken  Allah  dateng  tiyang sanes .
2.      - Tiyang ingkang dipun dengki langkung inggil martabatipun  wonten  piyambake (  tiyang dengki )  mboten saget  pikantuk  martabat  kalawau.
3.      - Sifat medit /Pelit  tiyang  Hasud  senajan   gadah  keluwihan,  piyambakipun iri hati dhateng saben  tiyang  ingkang langkung sae tinimbang piyambake.

Wonten wolu bahaya hasud :
            Kaping satunggal, ngerusak ketaatan dhateng Allah SWT.
Thulodho :  Tiyang dagang, biasanipun piyambake badhe  pados  untung  langkung ageng kanti cara punapa kemawon.
            Kaping kalih, Mbikak  dalan  maksiat. Menawi hasud biasanipun  mbutuhaken tulungan tiyang sanes kagem ngicalaken nikmatipun tiyangingkang dipun hasud.
Thulodho : nyuwun pitulung dukun.
Kaping tigo, Saget ngalang-ngalangi   saking syafaat / pitulungan  benjeng  wonten  dinten kiyamat.
            Kaping sekawan, saget   ngrugeaken  tiyang , sehingga  mlebet neraka.
            Kaping gangsal, Hasud saget mbahayaken  tiyang. meniko saget kedasosan amargi tiyang badhe  ngupaya  saestu – estu  supados hasil  kakajenganipun .
            Kaping nenem,  tiyang ingkangHasud selajeng dipun ribetaken kaliyan masalah ingkang mboten wonten ginanipun  lan  tansah  susah  ingkang mboten kewates.
            Kaping kepitu,  Saget  nyebabpaken  tiyang  mboten peduli  maleh dhateng syariat hukum Allah SWT.
            Kaping wolu, hasud  menika  bade  ngalangi   dateng  keberhasilan , Artosipun  Hasud  bade nebehaken  saking  kesuksesan .

Wonten  Obat ingkang saget ngicalaken  hasud saking ati inggih puniko nyepeng ing agami  lan  ningali  bilih  Dengki  menika wonten  madhorotipun ,  ugi ridho dateng  qodo’ lan qodar Allah.
Mila menika prilaku hasud  kadus ingkang sampun kulo aturaken kala wau mlebet  salah setunggalipun pendamelan ingkang dipun awis kalian Allah,


Kados Dawuhipun Allah wonten ing Surat An Nisa ayat 32
وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
Artosipun :Lan aja siro Iri marang apa kang dikaruniaake  Allah marang sebagian siro luwih akeh tinimbang loyani, (amargo)  kanggo wong lanang ana bagian saka kang wus diusahaake, lan kanggo wong wadon ya  ana bagian saka kang diusahakake, lan  nyuwunno marang Allah sebagian saka karunia Allah. Saktemene Allah Maha weruh sanudayanipun. (QS. an Nisa': 32)

   Mugi-mugi kita saget nebihi sifat hasud menika, salah  setunggale sifat  ingkang awon, lan saget  nekakaken  akibat awon ingkang ageng sanget. 





Minggu, 16 Oktober 2016

Materi II : Ms. Word


A.    Cara memulai aplikasi Microsoft Word
Langkah-langkah :
1.    Pilih tombol Start di pojok kiri bawah tampilan windows.
2.    Setelah muncul tampilan menunya pilih Program, kemudian Microsoft Office dan pilih Microsoft Office Word .
3.    Maka akan muncul layar depan Ms Word.

Unsur-unsur utama Layar Ms Word :
v Title Bar
Baris Judul Menampilkan nama file dan aplikasi Microsoft Word, nama file sebelumdirubah adalah Document1, Document2 dan seterusnya.

v Sizzing Button
Di pojok kanan sebelahnya window terdapat button minimize, maximize dan menutup aplikasi word
v Quick Acces
Disebelah kiri atas yang digunakan untuk menyimpan, Undo, Redo dan Customize Quick Access Toolbar.
sebagai tips, tampilkan button yang sering anda gunakan untuk mempercepat pengerjaan.
v Menu File
Menu pada Ms Word.
Setiap menu yang aktif (yang kita Klik) akan memunculkan toolbar dibawahnya.
v Menu Tab
Deretan menu di Ms Word yang menampilkan tombol-tombol perintah.
v Ribbon
Taksbar yang berisikan tombol-tombol perintah yang dibagi sesuai group menu.
v Group Menu
Kelompok menu yang memiliki kesamaan fungsi pada masing-masing tab ribbon.
v Toolbar
Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar yang berbentuk tombol) yang mewakiliperintah dan berfungsi untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian program.Sebagai contoh kalau kita klik menu Home, nanti akan muncul beberapa ikon-ikon.

v Status Bar
Menampilkan informasi mengenai jumlah halaman yang sedang aktif, jumlah halaman jumlah kata yang tertulis, dan penggunaan bahasa.
v Ruller
Penggaris yang biasa digunakan untuk mengatur margin halaman dan tabulasi.
v Document View
Mengubah tampilan dokumen dengan cepat ke tampilan print layout, outline dll.
v Kursor
Kursor atau Insertion Point merupakan indikator tempat dimana teks akan muncul jika kita akan mengetik. Posisi ini perlu diperhatikan karena Ms Word menggunakannya sebagai dasar dalam melakukan suatu pekerjaan yang kita perintahkan.
v Scroll Bar (Penggulung Teks)
Untuk memudahkan dalam membaca suatu dokumen dengan menggulung layar vertical dan horizontal.

B.     Menyimpan kembali dokumen dengan format PDF
Langkah-langkah menyimpan dokumen dengan format PDF .
1.      Buka dokumen yang ingin disimpan dengan format PDF.
2.      Klik menu File dan pilih Save As.
3.      Maka, akan muncul kotak dialog save as. Ketikan nama file yang diinginkan, kemudian pada save as type tentukan type dokumennya yaitu PDF.
4.      Klik Save.

C.     Cara menambah halaman baru di dokumen

            1. buka Ms Word
            2. Tombol CTRL + Enter pada Keyboard
D.  Cara agar dapat memisahkan halaman satu dengan lainnya
            1. buka Ms Word
            2. letakkan kursor tepat di kiri pojok atas
            3. klik menu file page layout
            4. pilih toolbar Breaks pada group menu page setup
            5. klik next page
6. (jika ingin berbeda orientation antara halaman satu dengan lainnnya) kemudian pilih potrait atau landscape.
F.  Multilevel List
            Multilevel List merupakan daftar yang terdiri dari berbagai tingkatan. Sebuah daftar multilevel bisa menggunakan bullet, huruf, angka ataupun gabungan.
Langkah-langkah membuat multilevel list :
a.       Tandai teks, kemudian klik gambar ikon menu multilevel list, pada tab ribbon home, group menu paragraph.
b.      Pilih format multilevel list ysng diinginksn.
c.       Untuk membuat sub list klik gambar ikon menu increase indent, dan decrease indent untuk kembali.
d.      Pilih define new multilevel list untuk membuat sendiri dengan format yang diinginkan.

G.  Membuat nomor halaman
            1. membuat penomoran halaman
a. pada menu file insert,  group menu header & footer, klik ikon menu page number.
                        b. pilih tata letak nomor halaman yang diinginkan.
                        c. klik close header & footer untuk keluar.
            2. mengubah format halaman
a. klik dua kali pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan header & footer tools.
b. pada menu file design, klik gambar page number pada group menu header & footer, kemudian klik format page numbers.
                        c. akan muncul kotak dialog page number format.
                                    Pada bagian number format, pilih format penomoran yang diinginkan. Pada page numbering pilihan start at digunakan untuk memulai penomoran dari nomor tertentu.
d.   Klik ok