Senin, 14 November 2016

Materi V


    A.      Fungsi Count dan Countif
Bedanya fungsi SUM dan COUNT ?
-          Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan kumpulan data pada suatu range. Contoh format rumusnya : =SUM(number1; number2; ...)
-          Fungsi COUNT digunakan untuk menghitung jumlah sel numerik pada suatu range. Contoh format rumusnya : =COUNT(number1; number2; ...)
Jadi bedanya adalah fungsi SUM untuk menghitung nnilai yang ada di dalamnya, sedangkan fungsi COUNT untuk menghitung jumlah selnya.

Berbeda lagi dengan COUNTIF, fungsi COUNTIF digunakan untuk menjumlahkan sel dalam kondisi / kriteria tertentu. Contoh formatnya : =COUNTIF(range;criteria ... )

Di bawah ini contoh



   B.      IF
Fungsi Logika atau biasa disingkat atau dikenal dengan IF adalah fungsi yang digunakan untuk menguji suatu kondisi tertentu sehingga akan menghasilkan pernyataan benar jika kondisi terpenuhi dan pernyataan salah jika kondisi tersebut tidak terpenuhi.

Simbol :
> 
Lebih besar dari
< 
Lebih kecil dari
>=
Lebih besar dari sama dengan
<=
Lebih kecil dari sama dengan
=
Sama dengan
<> 
Tidak sama dengan

1.       IF Tunggal atau dengan dua syarat (kondisi, yaitu benar atau salah)
Rumus formatnya : =IF(logical_test; value_if_true; value_if_false)
Contoh :
-          Jika nilai lebih besar dari sama dengan 65 maka keterangan “LULUS”
-          Jika nilai kurang dari sama dengan 65 maka keterangan “GAGAL”


2.       IF Majemuk atau dengan lebih dari dua syarat (kondisi)
Rumus formatnya : =IF(logical_test1; value_if_true1; IF(logical_test2; value_if_true2; value_if_false; ...))
Contoh :
-          Jika nilai lebih besar dari sama dengan 85 maka keterangan “MEMUASKAN”
-          Jika nilai lebih besar dari sama dengan 75 maka keterangan “CUKUP”
-          Jika nilai kurang dari sama dengan 75 maka keterangan “KURANG”



3.       IF (AND dan OR)
IF Logical ini digunakan untuk membandingkan dua kondisi atau lebih. Bedanya, jika fungsi AND akan menghasilkan pernyataan benar apabila kedua kondisi terpenuhi dan akan menghasilkan pernyataan salah apabila satu kondisi atau kedua kondisi tidak terpenuhi. Sedangkan fungsi OR akan menghasilkan pernyataan benar apabila salah satu kondisi atau kedua kondisi terpenuhi dan akan bernilai salah apabila semua kondisi tidak tepenuhi.
Contoh format rumusnya,
Fungsi AND : =IF(AND(logical1; logical2; ...); value_if_true; value_if_false)
Fungsi OR : =IF(OR(logical1; logical2; ...); value_if_true; value_if_false)

Contoh penggunaanya :
AND



OR


Tidak ada komentar:

Posting Komentar